Setelah Resmi Dilantik, Hari Ini PPU Adakan Dengar Pendapat dan Sosialisasi

Panitia Pemilihan Umum (PPU) Fakultas Hukum Universitas Andalas resmi dilantik pada 16 Februari 2019 lalu. Hari ini, Jumat 1 Maret 2019 akan mengadakan Rapat Dengar Pendapat di Ruang Praktik Peradilan 5 FHUA.

Rapat Dengar Pendapat ini mengundang seluruh lembaga dan organisasi di fakultas hukum, seperti DLM, BEM, UKMF, lembaga otonom, pers mahasiswa, himpunan mahasiswa dan warga negara fakultas hukum pada umumnya.

Adapun tujuan dengar pendapat dan sosialisasi ini adalah untuk mendengarkan pendapat warga fakultas hukum baik berupa kritik atau saran agar PPU tahun ini menjadi lebih baik dalam mengadakan pemilihan umum dari tahun-tahun sebelumnya, serta menyosialisakan pemilihan umum yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Sebelum mengadakan acara ini, PPU beranggotakan tiga belas orang ini telah lebih dahulu membuka pendaftran Kelompok Aspirasi Mahasiswa (KAM) pada 25-27 Februari 2019.

Sampai saat ini, terdapat dua KAM yang telah mendaftar yaitu KAM Somasi dan KAM PK. Diperkirakan ada 3 KAM di fakultas hukum, yaitu KAM Somasi, KAM PK dan KAM Justicia yang baru saja dibentuk.

Ketua PPU Ivan Aziz Muhammad menjelaskan terdapat kendala yang ia hadapi bersama rekan-rekannya dalam bekerja, yaitu masalah biaya pelaksanaan yang kurang dari biaya yang dianggarkan. Adapun biaya yang dibutuhkan sekitar Rp3.000.000,00 (3 juta rupiah).

“Saat ini, PPU hanya mengandalkan sumbangan dari anggota sedangkan dana dari fakultas bisa keluar sesudah LPJ (laporan pertanggungjawaban) selesai, dan ini menyulitkan kami juga. Kami mengharapkan kepada fakultas dana itu keluar lebih awal, setidaknya setengah. Kami juga mengupayakan bantuan dana dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatra Barat,” jelas Ivan.

Ivan juga mengatakan bahwa ada kendala lainnya, yaitu jumlah panitia yang terbatas, jadwal kuliah anggota yang berbeda-beda sehingga sulit untuk melakukan diskusi, serta tidak adanya kantor tempat bekerja. “Saat ini kami berkantor di kantor DLM,” tambah Ivan.

Reporter: Nanang Kosasih

Editor: Rona Fitriati Hasanah