Menilik Visi, Misi, dan Program Kerja Bakal Calon Rektor Unand

Delapan bakal calon rektor Universitas Andalas periode 2019-2023 memaparkan visi, misi, dan program kerja pada rapat senat terbuka yang berlangsung Selasa (14/5). Bertempat di gedung Convention Hall Universitas Andalas, rapat senat terbuka dihadiri perwakilan Kemenristekdikti, anggota senat, panitia pelaksana selanjutnya disebut Panpel, civitas akademika Universitas Andalas dan perwakilan mahasiswa yaitu Presiden BEM KM Universitas Andalas.

Rapat senat terbuka diawali dengan pembukaan oleh Werry Darta Taifur selaku ketua senat dan berlanjut pada pembacaan teknis penyampaian visi, misi, dan program kerja masing-masing bakal calon rektor sesuai nomor urut. Masing-masing bakal calon diberikan waktu 15 menit untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja. Setelah itu, dibuka sesi tanya jawab dengan penanya yang terdiri dari anggota senat, dosen dan perwakilan mahasiswa oleh Presiden BEM KM Universitas Andalas.

Bakal calon rektor nomor urut 1, Tafdil Husni yang merupakan petahana kembali mencalonkan diri dengan mengusung visi menjadi universitas terkemuka dan bermatabat. Tafdil Husni yang sebelumnya pernah menjadi Dekan Fakultas Ekonomi menargetkan Universitas Andalas akan menjadi universitas yang terkemuka kedepannya.

Bakal calon rektor nomor urut 2, Yuliandri memaparkan visinya yaitu akselerasi menuju universitas terkemuka dan bermartabat melalui tata kelola kelembagaan dan kepemimpinan yang melayani. Yuliandri akan memfokuskan pada peningkatan kualitas akademik dan peningkatan sarana pendidikan.

Bakal calon rektor nomor urut 3, Hairul Abral mengusung misi menjadi universitas terkemuka dan bermartabat pada tahun 2028 dan menjadikan Universitas Andalas sebagai universitas yang berkelas dunia.

Henmaidi, sebagai pemegang nomor urut 4, juga mengusung visi akselerasi Unand menjadi universitas terkemuka dan bermartabat untuk kemandirian bangsa.

Nomor urut 5, Hefrizal Handra memaparkan visinya untuk menjadikan Universitas Andalas sebagai universitas terkemuka dan bermartabat, ia berjanji akan membenahi tata kelola universitas.

Selanjutnya, bakal calon rektor nomor urut 6, Novesar Jamarun mengusung visi terwujudnya pendidikan tinggi yang bermutu serta kemampuan iptek dan inovasi untuk mendukung daya saing bangsa.

Berikutnya, bakal calon rektor nomor urut 7, Munzir Busniah mengusung visi semangat kerja bersama menjadikan Unand PTN berbadan hukum menuju universitas terkemuka dan bermartabat dengan program utama penguatan pendidikan untuk generasi milenial Universitas Andalas.

Nomor urut terakhir, yaitu nomor urut 8 bakal calon rektor Defriman Djafri memaparkan visinya untuk menjadikan Unand sebagai next generation untuk Unand terkemuka dan bermartabat. Jika terpilih akan melaksanakan beberapa program kerja, salah satunya berupaya untuk peningkatan kerjasama dan komersialisasi.

Pada siang dilanjutkan dengan rapat senat tertutup. Berdasarkan susunan acara, dalam rapat senat tertutup ini akan dilakukan penyaringan bakal calon rektor yang semula delapan orang menjadi tiga orang. Setelah dilakukan penghitungan suara, maka ketua senat akan menetapkan tiga orang sebagai calon rektor Universitas Andalas periode 2019-2023. Selanjutnya, akan dilakukan penyerahan dokumen tiga orang calon rektor terpilih kepada Menteri Ristekdikti melalui perwakilan yang hadir.

Reporter : Alvio Senna Fahri dan Nurfitriani Yohannes