Melebihi Target, 604 Atlet Ikuti Pandekar Event V

Pandekar Event V adalah kegiatan yang diadakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Pandekar Universitas Andalas (UKM Pandekar Unand). Mengusung tema “Winning is Not Everything! Challange Yourself!” Pandekar Event V sukses datangkan 604 atlet karate dalam Kejuaraan Karate Antar Mahasiswa se-Sumatra dan Open Tournament Se-Sumatra Barat yang berlangsung pada 26-28 April 2019 di Auditorium Unand.

Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah yang menjadi sarana penyalur bakat dan minat generasi muda khususnya mahasiswa dan pelajar. Selain itu, juga berperan untuk mengembangkan potensi diri dan berprestasi dibidang non akademik seperti beladiri, khususnya beladiri karate.

Berbeda dengan kejuaraan dua tahun sebelumnya yang mengangkat kejuaraan pencak silat dan taekwondo.  Kejuaraan karate yang bekerjasama dengan FORKI Sumbar ini dipilih panitia dengan mempertimbangkan potensi jumlah atlet yang cukup banyak sehingga dapat full class dalam pertandingan.

Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari ini berjalan aman tanpa kendala yang berarti. Hanya saja, terdapat beberapa atlet yang melakukan registrasi ulang mendata kelasnya untuk mengikuti pertandingan.

Ketua Panitia Dwi Afrido Fazri mengatakan, “Jalannya acara aman saja, tidak banyak kendala. Kendala hanya dalam pertandingan, seperti nama atlet yang tidak terdaftar atau tidak masuk dalam kelas pertandingan atau ranji. Jadi mereka mengulang mendaftar dan mendata kembali kelasnya”, ucap Afrido.

Kelas pertandingan dibagi menjadi dua, yaitu kelas mahasiswa dan kelas pelajar (open tournament) mulai dari usia dini, kadet, pra pemula, pemula, dan senior.

Adapun peserta yang mengikuti pertandingan sebanyak 604 atlet beladiri karate. Jumlah ini melebihi target capaian panitia, yaitu sebanyak 600 atlet. Keseluruhan atlet tersebut terbagi dalam kategori Kata dan Kumite. “Kami menargetkan maksimal 600 peserta, alhamdulillah melebihi target yaitu sebanyak 604 atlet”, kata Afrido.

Dari keseluruhan peserta, terdapat 71 atlet yang merupakan mahasiswa, selebihnya merupakan pelajar. “Atlet dari mahasiswa 71 orang, selebihnya open tournament yang berasal dari Padang, Solok, Payakumbuh, Tanah Datar, Agam, dan Pesisir Selatan”, tambah Afrido.

Unand yang merupakan tuan rumah kejuaraan, melalui UKM Pandekar menurunkan sebanyak 19 orang atlet. Dari 19 orang atlet tersebut, masing-masing 7 orang dari anggota penuh dan 12 orang lebihnya adalah anggota pasif yang telah diseleksi.

Afrido berharap kejuaraan tahun ini dapat dijadikan pengalaman untuk kejuaraan selanjutnya. Afrido memandang mahasiswa memang sebaiknya fokus mengangkat kejuaraan antar mahasiswa yang notabene mengatasnamakan perguruan tinggi.

Reporter: Rona Fitriati Hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *