Semalam Bersama Studio Merah Wadah bagi Anggota Muda Untuk Berkarya

Jumat(3/5) telah diadakan acara Semalam Bersama Studio Merah di Museum Adityawarman. Semalam Bersama Studio Merah atau disebut SBSM 2019 mengusung tema “Manusia Tanpa Wajah” dengan konsep Kemanusiaan dan diangkat oleh anggota muda studio merah yakni peserta open recruitment yang telah melalui tahap seleksi.

SBSM 2019 menampilkan berbagai tampilan seperti tari tradisional, tari modern, tari kreasi, teater, drama komedi, pantomim, akustik, musik kontemporer, musikalisasi dan dramatisasi puisi serta pameran seni rupa dan galeri puisi. Acara yang terbuka untuk umum ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan III Fakultas Hukum Universitas Andalas, Wakil Presiden BEM NM FHUA, Ketua DLM FHUA, serta para alumni Studio Merah.

“Semalam bersama studio merah merupakan proses bersama antara anggota aktif, anggota kehormatan maupun anggota istimewa dari studio merah dengan calon anggota aktif dari studio merah. Proses ini melalui beberapa waktu sebelumnya dan telah terlaksana hari ini, semoga penonton dapat menikmati acara semalam bersama studio merah” tutur Abdul Malik Zaky Repdemen, Koordinator Umum Studio Merah pada pembukaan Jumat (3/5) lalu.

Bagi Muhammad Raihan G selaku Ketua pelaksana SBSM 2019, “anggota muda diberi kebebasan untuk berkarya, jadi garapan-garapan tidak hanya diberikan kepada anggota tim tetapi kami juga diberi kebebasan untuk berkesenian” selanjutnya ia menuturkan, “persiapan acara ini terbilang singkat, hanya 3 minggu sebelumnya”.

Reporter : Zhilvia Assura

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *