Rabu , 13 Desember 2017

Home » Opini » KKN VS Magang.

KKN VS Magang.

Mei 3, 2017 10:10 am Category: Opini Leave a comment A+ / A-

Oleh : Yola Gusri Yanifa

Universitas merupakan gudangnya program-program yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia. Karena tidak hanya menyediakan fasilitas pendidikan formal, universitas juga menyediakan program-program untuk mengasah keterampilan mahasiswa dalam rangka persiapan untuk terjun ke dunia pekerjaan. Setidaknya ada dua program utama yang diterapkan oleh hampir seluruh perguruan tinggi di Indonesia, yaitu KKN dan Magang.

Kuliah Kerja Nyata atau biasa dikenal dengan sebutan KKN adalah program wajib yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa yang telah mengumpulkan minimal 120 beban SKS. Program ini merupakan salah satu program unggulan, khususnya di Universitas Andalas yang konon katanya merupakan salah satu universitas pencetus ide program KKN ini.

Sebelum penerapan program KKN, yang menjadi program unggulan di hampir seluruh perguruan tinggi di Indonesia adalah magang. Dimana melalui program magang ini mahasiswa dapat mengasah kemampuan dan merasakan pengalaman terjun langsung ke dunia pekerjaan.

Awal penerapan dari program KKN menimbulkan pro dan kontra, tidak hanya di kalangan mahasiswa tetapi juga di kalanagan civitas akademika khususnya di Universitas Andalas. Hal ini disebabkan karena kekhawatiran bahwa program KKN ini tidak akan efektif dalam mengasah keterampilan mahasiswa dalam rangka persiapan diri untuk terjun ke dunia pendidikan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Kekhawatiran ini tentunya sangat beralasan, karena KKN hanya menawarkan kesempatan kepada mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat dan bersosialisasi dengan masyarakat setempat melalui program-program kerja yang telah direncanakan sebelumnya. Masyarakat yang menjadi sasaran dari program KKN ini pun adalah masyarakat yang tinggal di daerah yang masih membutuhkan pembenahan.

Untuk beberapa jurusan, program yang ditawarkan dalam KKN ini akan sangat berguna. Seperti halnya mahasiswa dari program studi Pendidikan Dokter, tentu ilmu yang mereka peroleh selama perkuliahan akan sangat berguna dan dapat dipraktikkan dengan maksimal di lapangan, hal ini dikarenakan mengingat kondisi masyarakat yang rentan akan permasalahan-permasalahan kesehatan. Lain halnya dengan mahasiswa dari program studi ilmu sosial seperti salah satunya program studi Ilmu Hukum, program KKN ini dianggap tidak akan efektif untuk mengasah keterampilan mahasiswa dalam praktik penerapan ilmu hukum yang diperoleh selama perkuliahan. Karena kebanyakan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat khususnya masyarakat di daerah yang masih memerlukan pembenahan di sana sini adalah masalah-masalah yang tidak berkaitan langsung dengan hukum. Hal ini tentu akan menghambat mahasiswa dalam praktik penerapan ilmu hukumnya karena tidak adanya sasaran yang akan dituju sebagai objek dalam penerapan ilmu hukum yang telah dipelajari baik secara teori maupun praktik selama masa perkuliahan.

Sebaliknya magang dianggap sebagai program yang sangat efektif dalam mengasah keterampilan keilmuan mahasiswa. Karena program magang menawarkan kepada mahasiswa kesempatan untuk terjun langsung ke perusahaan-perusahaan yang notabene mengandung banyak permasalahan yang berkaitan dengan bidang keilmuan yang dipelajari di perguruan tinggi.

Namun sebenarnya baik KKN maupun magang itu sendiri mempunyai manfaat yang hampir sama, yaitu sama-sama melatih keterampilan mahasiswa. Baik itu keterampilan dalam penerapan ilmunya maupun keterampilan dalam melatih jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Karena bagaimanapun juga, segala hal yang dikerjakan oleh mahasiswa setelah menyelesaiakan pendidikan di perguruan tinggi, mereka mempunyai tanggung jawab moral dan sosial kepada masyarakat. Oleh karena itu melaui program KKN ini setidaknya mahasiswa dilatih untuk menyelami kehidupan masyarakat sehingga diharapkan mahasiswa dapat menggali nilai-nilai yang berkembang dalam masyarakat tersebut dan menjadikannya pedoman dan pegangan dalam penerapan ilmunya di dunia pekerjaan nanti.

Selain itu jika dirasa belum cukup, tidak tertutup kemungkinan mahasiswa untuk mengikuti program magang setelah program KKN. Hal ini tentu akan sangat bermanfaat, karena setelah menggali nilai-nilai sosial dalam masyarakat melalui program KKN, mahasiswa dapat langsung menerapkan ilmunya dengan berpegang pada nilai-nilai tersebut dalam program magang.

Oleh karena itu, baik program KKN maupun magang sama-sama mempunyai manfaat yang luar biasa dalam mempersiapkan mental mahasiswa sebelum terjun ke dunia pekerjaan, hanya saja tergantung kepada keseriusan dari mahasiswa yang menjalaninya.

KKN VS Magang. Reviewed by on . Oleh : Yola Gusri Yanifa Universitas merupakan gudangnya program-program yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia. Karena tidak hanya menyediakan Oleh : Yola Gusri Yanifa Universitas merupakan gudangnya program-program yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia. Karena tidak hanya menyediakan Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top