Rabu , 13 Desember 2017

Home » Opini » Pembinaan Pemerintah Terhadap Koperasi

Pembinaan Pemerintah Terhadap Koperasi

April 20, 2015 3:51 pm Category: Opini Leave a comment A+ / A-
1349770201-logo-koperasi

Sumber foto :108CSR.com

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang perorangan atau badan hukum  dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.

Dalam pembangunan koperasi di Indonesia, pemerintah mempunyai peranan penting. Peranan tersebut bersumber pada Pasal 33 ayat 1 Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Beranjak dari amanat UUD 1945, sekarang ini pemerintah Indonesia berusaha menjadikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional, yang selama ini peranan dan perkembangan koperasi diabaikan. Koperasi dengan sistem yang tertata dengan baik, dapat membuat iklim asas ekonomi kekeluargaan mampu berjalan sebagaimana mestinya. Harapan masyarakat ini bukanlah suatu keadaan yang bertepuk sebelah tangan, sebab dengan langkah-langkah positif, seperti bantuan modal lunak demi tumbuhnya koperasi ditengah masyarakat.

Secara langsung dan tidak langsung, koperasi mempunyai peran yang positif dan besar dalam pelaksanaan pembangunan nasional di Indonesia. Koperasi merupakan sarana penigkatan kemajuan ekonomi, yaitu bagi anggota koperasi dan juga bagi masyarakat. Hal ini sesuai dengan tujuan koperasi yaitu memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Oleh karena itu, koperasi harus dapat menjalankan fungsinya sesuai dengan visi dan misinya yaitu mensejahterakan anggota dan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan penting lainnya.

Indonesia telah memiliki pengalaman panjang dalam membangun koperasi. Proses pembangunan koperasi, yang berlangsung dari tahun ke tahun, merupakan perjuangan bangsa untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Maka sangat patut koperasi dapat berkembang pesat seperti usaha-usaha swasta atau Badan Usaha Milik Negara.

Agar koperasi dapat melaksanakan fungsi dan peranannya secara efektif, maka koperasi perlu diberi status badan hukum. Koperasi memperoleh status badan hukum setelah akta pendiriannya memperoleh pengesahan dari pemerintah, dan selanjutnya dapat bertindak secara mandiri melakukan perbuatan hukum sesuai maksud dan tujuannya. Agar koperasi dapat tumbuh dan berkembang dengan baik maka sangat dibutuhkan sekali bimbingan dari pemerintah terhadap para anggota dan juga pengurus koperasi.

Menggerakkan penyuluhan dalam rangka membangun kesadaran berkoperasi tentu akan semakin mudah mendapat respon dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat, bila diiringi dengan publikasi dan kampanye secara besar-besaran tentang koperasi kepada masyarakat. Sehingga kedepan upaya ini dapat menanamkan pemahaman serta kesadaran masyarakat akan perlunya berkoperasi, diharapkan dapat menjaga jalannya koperasi agar tetap sebagai koperasi yang menerapkan nilai serta prinsip dasar perkoperasian yang benar.

Dalam pertumbuhan dan perkembangan koperasi ternyata tidak sedikit yang terpaksa harus bubar. Banyak koperasi yang punya modal cukup tinggi selanjutnya merosot ketingkat kehancuran yang berakhir dengan pembubaran, dan tidak sedikit pula namanya tetap ada tetapi tidak berfungsi sama sekali.

Penyebab koperasi tidak aktif

Pertama, masalah kepercayaan anggota terhadap pengurus. Ini dapat dilihat dari kurang terbuka pengurus terhadap anggota. Pengurus menyimpang dari kesepakatan rapat anggota tahunan dan melakukan perbuatan diluar wewenangnya. Ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan koperasi karena pengurus bertanggung jawab terhadap maju mundurnya koperasi.

Kedua, kesadaran anggota sangat kurang. Hal ini terjadi karena pada pembentukan koperasi tidak dilakukan sosialisasi dan pendidikan perkoperasian yang jelas kepada anggota. Tentu saja ini mengakibatkan kurang pahamnya anggota terhadap hak dan kewajibannya pada koperasi. Anggota tidak merasa sebagai pemilik koperasi. Sehingga tidak peduli terhadap perkembangan koperasi.

Ketiga, kerugian dibidang usaha. Ini merupakan kesalahan dalam mengelola usaha yang dijalankan oleh koperasi. Pengelola usaha koperasi tidak kompeten dibidangnya sehingga timbul kebocoran keuangan koperasi.

Pembinaan pemerintah

pertama, perkuatan modal. Walaupun koperasi bukan badan usaha yang akumulasi modal, tetapi koperasi membutuhkan modal untuk menjalankan bidang usahanya.

Dana perkuatan modal yang diterima oleh suatu koperasi dipergunakan untuk tambahan modal dalam menjalankan usaha koperasi. Dengan adanya tambahan modal, dapat mempermudah koperasi dalam menjalankan usahanya sehingga koperasi dapat berkembang dengan baik. Perkembangan koperasi tentunya memberi manfaat terhadap perekonomian anggota dan masyarakat yang ikut memanfaatkan jasa suatu koperasi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kedua, bimbingan teknis dan peningkatan keterampilan. Pemerintah memberikan pelatihan kepada anggota koperasi dalam menuyusun laporan pertanggungjawaban pengurus, menyusun laporan keuangan dan neraca laba rugi. Anggota juga diajarkan cara membaca laporan keuangan yang dibuat oleh pengurus. Karena ini merupakan transparansi masalah keuangan. Dengan cara ini diharapkan anggota menjadi lebih aktif dalam organisasi koperasi.

Tujuan diberikan pengetahuan mengenai pembukuan kepada anggota koperasi adalah agar seluruh anggota koperasi bisa membaca laporan-laporan yang dibuat pengurus mengenai perkembangan koperasi. Karena anggota koperasi mempunyai latar belakang pendidikan yang berbeda. Dengan demikian anggota akan lebih aktif dalam berkoperasi dan menyadari bahwa koperasi merupakan milik seluruh anggota. Dengan adanya pemikiran yang demikian akan timbul kesadaran anggota untuk memajukan koperasi.(wawan)

Pembinaan Pemerintah Terhadap Koperasi Reviewed by on . [caption id="attachment_939" align="alignleft" width="309"] Sumber foto :108CSR.com[/caption] Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang perorangan at [caption id="attachment_939" align="alignleft" width="309"] Sumber foto :108CSR.com[/caption] Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang perorangan at Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top