Rabu , 13 Desember 2017

Home » Seni Dan Sastra » Kata Burung.

Kata Burung.

April 25, 2017 4:01 pm Category: Seni Dan Sastra Leave a comment A+ / A-

Oleh : Nikko Anderson.

Anggota Kajian Strategis Gema Justisia.

Dia papan mading sekolah.
Bukan tulisan-tulisan baru ku tunggu.
Bukan pula gambar mega dunia.
Apalagi ultimatum pemberontakan kemeja.
Tengah mendesak tiap-tiap lebah yang memadu.
Sambil mempertengkar sanubari.
Belum lagi ku pandangi.
Barangkali ia berjaga waktu.
Karena gaguku kambuh mengintai.

Kiranya senja tengah lelah berjemur.
Mekar bunga yang entah apa namanya.
Kembali berbisik dianjung bata.
Hijau taman dan patung ikan pun lelah meski bersuka.
Papan mading…
Tak biasanya sendiri meninggalkan sepi.
Lebih lagi waktu yang terbebas.
Berhura ku sangka dalam gelisah.

Menanti angin pun merenunglah lenganku.
Sesekali ia bercerita keluh.
Sedang lemari tengah asik bergulat pribahasa.
Agar kelak rambut di kepala berhenti menjahili kulitnya.

Semeter dua meter.
Atau barangkali setengah lebihnya.
Ku pandangi propaganda kanak-kanak.
Berebut mandat dan tugas modal.
Sampai kapan aku di sini.
Yang jelas bangku di sudut dan gelangan kaki-kaki.
Begitu asik bercengkrama.

Biarlah kali ini aku bermohon.
Menunggumu begitu menyiksa..cinta…
Ketus arloji buyut sesekali menjepit pekaku.
Hingga sadarku berkata.
Kau bukanlah kehadiran.
Sekadar mimpi yang bercinta.

Kata Burung. Reviewed by on . Oleh : Nikko Anderson. Anggota Kajian Strategis Gema Justisia. Dia papan mading sekolah. Bukan tulisan-tulisan baru ku tunggu. Bukan pula gambar mega dunia. Apa Oleh : Nikko Anderson. Anggota Kajian Strategis Gema Justisia. Dia papan mading sekolah. Bukan tulisan-tulisan baru ku tunggu. Bukan pula gambar mega dunia. Apa Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top