Rabu , 13 Desember 2017

Home » Peristiwa » STERILNYA KEHADIRAN ORANG NOMOR DUA

STERILNYA KEHADIRAN ORANG NOMOR DUA

September 7, 2016 8:12 am Category: Peristiwa Leave a comment A+ / A-

 Oleh : Suci Rama Yulanda

Langit mendung membuat angin berhembus dingin, tidak sedikit yang harus bergegas pagi ini karena kewajiban dan haknya. Berbeda dengan pagi biasanya karena hari ini bukan hari biasa. Orang nomor dua di Negara ini datang mengunjungi kampus hijau yang dingin dan teduh. Banyak yang menghormati kedatangannya namun tak sedikit pula yang tak menginginkan kehadirannya.

Hari ini tak sedikit pasukan keamanan yang dikerahkan untuk melindungi orang kedua RI dalam menghadiri acaranya di kampus hijau. Bapak Jusuf Kalla (JK) menghadiri pembukaan Konferensi  yang diselenggarakan di gedung Convention Hall Universitas Andalas dimana bapak JK akan mendapat gelar Honoris Kausa atau gelar kehormatan dibidang hukum.

Bagi mahasiswa yang mengemban pendidikan di kampus ini,kehadiran bapak nomor dua menuai pro kontra, baik dari segi acara maupun dari segi keamanan. Banyaknya pasukan keamanan yang bertebaran di kampus membuat keadaan kampus yang memang kaku menjadi beku. Tak sedikit yang bertanya mengapa ada polisi di kampus?

Kenyataannya pertanyaan di atas tak begitu berpengaruh, namun yang menjadi pengaruh adalah kenapa proses pembelajaran kami terganggu karena kehadiran 1 orang penting? Banyak aturan yang mendadak berlaku tanpa sosialisasi dan membuat kami tuan rumah merasa asing dalam rumah sendiri.

Kampus adalah rumah kedua bagi mahasiswa layaknya sekolah bagi pelajar, kami membutuhkan kenyamanan dan kami bukanlah anak-anak lagi yang mengiyakan apa yang disiapkan oleh orang yang berkuasa. Setiap warga Negara berhak menyampaikan aspirasinya seperti yang dilakukan aktivis kampus. Para aktivis tidak bersenjata tidak membawa benda tajam hanya membawa selembar spanduk untuk menyuarakan aspirasi namun ditolak di rumah sendiri.

Ketika aktivis kampus harus bentrok dengan pihak keamanan, mahasiswa tak berkepentingan dengan kegiatan ini juga menjadi korban tak terlihat. Aturan bahwa kami harus ke kampus sebelum jam yang ditentukan, kami harus mengalihkan jalan menuju kampus dan kami harus mencari tempat lain untuk memarkirkan kendaraan kami karena fasilitas kampus digunakan untuk acara ini.

Tak sedikit mahasiswa terganggu dengan keadaan pembersihan kampus yang terlalu berlebihan ini, mahasiswa adalah penerus bangsa bukanlah pembunuh. Tak seharusnya kami diabaikan untuk kedatangan satu orang penting. Bukankah kehadiran orang-orang penting sebelumnya tak se-steril ini? Apakah ini konspirasi atau perjanjian semu yang berlaku permanen? Apapun itu sebaiknya jangan mengganggu ketenangan rumah yang dihuni lebih dari seribu orang.

Mahasiswa harusnya didengar! karena kami yang mempelajari keadaan seharusnya di dalam kelas namun mengetahui keadaan sebenarnya di masyarakat. Tak seharusnya kami yang mengemban pendidikan di kampus ini dipandang sebelah mata apalagi tak dipandang. Akan lebih baik ada sosialisasi pengalihan dan pengalihan yang baik untuk sebuah acara yang dianggap penting oleh sebagian orang dan dianggap biasa saja bagi sebagian orang lainnya.

STERILNYA KEHADIRAN ORANG NOMOR DUA Reviewed by on .  Oleh : Suci Rama Yulanda Langit mendung membuat angin berhembus dingin, tidak sedikit yang harus bergegas pagi ini karena kewajiban dan haknya. Berbeda dengan  Oleh : Suci Rama Yulanda Langit mendung membuat angin berhembus dingin, tidak sedikit yang harus bergegas pagi ini karena kewajiban dan haknya. Berbeda dengan Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top